Begini Cara Menjadi Beauty Influencer Bagi Pemula Bukan Seleb

Menjadi beauty influencer itu sangat menyenangkan. Dapat produk kecantikan gratis. Diundang ke acara-acara keren. Foto bersama brand ambassador alias artis-artis terkenal yang cantik selangit. Tentu saja ada kesempatan untuk terkenal juga. Tak ketinggalan penghasilan tak terbatas yang menjadi motivasi kebanyakan influencer sejak awal. Tapi, caranya susah atau mudah sih untuk menjadi beauty influencer itu?

instagram beauty influencer

Ada yang bilang, predikat influencer itu seharusnya tidak dideklarasikan sendiri, melainkan pemberian orang lain yang memandang kita layak menyandangnya. Dasarnya bisa karena followersnya sudah sejuta, bisa juga karena impact dari kontennya ke banyak orang. Banyak yang tidak terima jika ada orang yang baru punya followers 1000 di instagram tapi sudah menuliskan "influencer" di bio.

Namun, di sisi dunia yang lain, influencer adalah pekerjaan. Pekerjaan itu bisa berupa freelance, bisa pekerjaan yang mengikat, bisa dilakukan di waktu senggang, bisa pula dikerjakan full time. Ada yang punya followers 1000 di instagram tapi sudah menerima top up Rp 25.000 di gopay-nya tiap beberapa hari.

Nah, dari sinilah artikel ini perpijak. Bukan tentang bagaimana istilah influencer seharusnya digunakan tapi sebagai opportunity. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kemakmuran bersama.

Baca juga: 5 Tips Berteman Ketika Sedang Bangkrut

CARA MENJADI BEAUTY INFLUENCER


Syarat awal menjadi beauty influencer itu cukup mudah, yaitu tidak pemalu dan punya akun media sosial. Jika kamu pemalu, silakan mundur ya, cari kegiatan lain yang lebih sesuai dengan kepribadian. Jika ada beauty influencer yang tiap hari setor wajah di media sosial tapi mengaku pemalu, itu hanya gimmick saja.

Pilih akun media sosial yang paling bisa memunculkan semangat untuk terus membuat konten. Platform media sosial tempat berkumpulnya beauty enthusiasts saat ini adalah youtube dan instagram. Sebaiknya punya akun di kedua platform tersebut meski pada akhirnya lebih aktif di salah satu platform. Lebih baik lagi jika punya blog. Belakangan tik tok sedang tren, tapi belum terlihat pengaruhnya bagi beauty influencer. Mungkin bisa dimanfaatkan untuk dekat dengan followers karena ciri khas platformnya yang fun, tapi masih jarang dimanfaatkan untuk pengenalan produk kecantikan.

Sebagai awal, yang paling mudah adalah punya akun instagram. Dengan jumlah followers minimal 500, sudah bisa bergerak mencari produk gratisan. Untuk mendapat bayaran, tentu harus mengejar followers lebih banyak lagi, minimal 1.000. Bayaran awal mungkin tidak banyak. Tapi lumayanlah untuk top up gopay, ovo, linkaja, dana dan sebagainya. Fee akan terus menanjak seiring dengan bertambahnya followers. Jika sudah mencapai 5.000, mulailah memperbaiki engagement rate untuk menambah nilai tawar dengan brand. Setelah followers mencapai 10.000, peluang mendapat job jadi terbuka lebar karena insta story sudah bisa mencantumkan link url ke website brand atau swipe up.

Cara ini tidak berlaku untuk artis atau selebriti, entah selebriti karena banyak karya atau banyak gosip. Mereka bisa langsung mendapat puluhan bahkan ratusan ribu followers meski baru membuat akun. 

Jika konten instagram sudah stabil, mulailah membuat dan mengisi konten youtube. Pembuatan dan pengeditan video youtube membutuhkan waktu yang lebih lama dan peralatan yang lebih kompleks, sehingga lebih baik dipelajari dan dibuat simultan setelah akun instagram stabil.

Baca juga: Suka julid? Perhatikan Dulu 5 Hal Ini

Tapi banyak juga kok yang justru memulainya dari youtube karena merasa di youtube bisa lebih ekspresif dan dipercaya karena influencer benar-benar terlihat mengaplikasikan produk kecantikan tersebut. 

Jadi mana yang lebih dulu mau dimulai, instagram atau youtube dulu, tidak baku, ya. Tergantung klik dengan platform media sosial yang mana supaya hasilnya maksimal.

Syarat utama lainnya mengerti cara mengaplikasikan produk kecantikan. Semua wanita itu cantik, tapi tak semua mengerti cara mengaplikasikan produk kecantikan. Manfaatkan event peluncuran produk kecantikan gratis untuk belajar.  Jangan malas mempelajari tips dan tutorial dari para beauty influencer terkenal.

PERALATAN MINIMAL UNTUK MENJADI BEAUTY INFLUENCER


Minimal harus punya ponsel untuk menginstall instagram dan aplikasi editing. Berapa mp kamera yang dibutuhkan? Ah, untuk mengejar followers 500 tidak perlu kamera dengan resolusi terlalu besar. Cukup dengan kamera satu jutaan rupiah. Semakin lama, menambah followers itu semakin susah, jadi kualitas foto atau video harus terus diasah. Sisakan penghasilan untuk menabung dan membeli gadget yang lebih baik.

Begitu pula jika ingin memulai di youtube dulu. Mendapatkan subscribers di youtube lebih sulit daripada instagram jika kontennya biasa-biasa saja. Tapi sebagai awal, bolehlah menggunakan ponsel sejutaan.

Setelah mantap mau mengembangkan konten di youtube, usahakan memilih ponsel yang kompatibel untuk mengedit video menggunakan aplikasi dengan resolusi minimal 1080p. Lebih baik lagi jika kameranya bisa full screen 16:9 sehingga bisa membuat foto cover yang bagus.

Jika sudah yakin ingin menekuni bidang ini sepenuhnya, bisa mulai investasi ke kamera yang mumpuni, tidak lagi menggunakan ponsel. Bisa pula investasi ke mikrofon untuk mengisi suara, cermin dengan hiasan lampu, lampu ring LED, monopod dan sebagainya.

Install aplikasi editing foto gratis seperti snapseed, lightroom, vsco dan sebagainya untuk mengedit foto. Cobalah masing-masing aplikasi tersebut dan pilih yang paling mengasyikkan untuk mengedit. 

Install aplikasi editing video gratis seperti adobe premiere, inshot, power director, filmora, kinemaster dan sebagainya. Mana yang terbaik? Silakan dicoba sendiri satu-satu karena tiap orang punya preferensi yang berbeda. Tak semua memilih aplikasi yang paling canggih dan banyak fitur. Banyak pula yang memilih aplikasi yang simple.

Apakah perlu meningkatkan aplikasi ke pro alias berbayar? Itu terserah saja, ya. Kan duit-duit situ sendiri. Heheheee. Untuk meningkat ke pro yang berarti semua fiturnya dibuka, rata-rata harus bayar sekitar Rp 70.000,- per bulan. Buat yang bokek atau belum yakin menekuni bidang ini, lebih baik menggunakan aplikasi gratisan dulu meski ada watermark-nya. Nanti kalau sudah konsisten, baru meningkat ke pro. Yang penting bukan aplikasi pro tapi hasil crack yang bisa dibeli seharga Rp 5.000,- atau bahkan gratis. Bukan soal dosa sih karena itu urusan masing-masing, tapi yang jelas berbahaya buat keamanan ponsel dan data didalamnya karena tidak dijamin bebas virus.

CARA BEAUTY INFLUENCER MENDAPAT FOLLOWERS


1. Cara paling sederhana adalah follow akun orang lain dan berharap orang tersebut follow back

Proses ini memang sering memakan hati karena harapan kita seringkali pupus. Tapi semangat tak boleh surut. Tariklah perhatian akun tersebut dengan sering like atau komen. Boleh nggak menulis seperti ini? "Folbek, kak.". Boleh saja tapi akibatnya bisa 2 hal yang bertolak belakang. Bisa di folbek dengan senang hati, bisa pula malah diomeli. Apalagi jika akun tersebut followers-nya sudah sangat banyak. Siapkan mental saja.

2. Membuat konten yang beda.

Syukur kalau bisa bikin konten ciamik dengan teknik foto atau video yang berkelas. Tapi kalau kemampuan perekaman konten biasa-biasa saja, buatlah yang kontroversial atau berani. Contoh kisah suksesnya adalah Rahma Kekeyi yang dengan lugunya tapi penuh percaya diri menggunakan balon untuk meratakan foundation. Kualitas videonya juga buram. Lihat bagaimana dia sekarang. Terkenal , diundang ke acara-acara TV, jadi bintang tamu di youtube channel artis dan punya pacar ganteng.

3. Bikin giveaway atau GA. 

Membuat giveaway jaman sekarang tidak perlu ribet menyiapkan hadiah, membungkus dan mengirimnya. Cukup sediakan hadiah transfer pulsa. Bisa juga berhadiah top up dompet elektronik seperti gopay, ovo, linkaja, dana dan sebagainya. Berapa hadiah yang pantas diberikan? Mulailah dari sedikit dulu disesuaikan dengan penghasilan. Tapi kalau dirimu anak sultan, langsung saja tawarkan hadiah jutaan supaya pertambahan followers lebih cepat.
Berhubung followers masih sedikit, bekerjasamalah dengan akun-akun penyebar event. Ada kok yang menyediakan layanan gratis karena mereka butuh konten untuk meramaikan akun mereka.
Jika dirimu seorang yang persuasif, iming-iming pulsa masing-masing 10K (Rp 10.000,-) untuk 3 orang saja sudah bisa membuat orang berbondong-bondong mengikuti GA tersebut. Hadiah bisa juga berupa produk kecantikan yang baru dipakai sekali untuk shooting atau bekas tapi dikemas yang bagus.
Jika sudah mulai bisa membentuk networking, bisa bekerjasama dengan teman-teman atau brand untuk penyediaan hadiah dan pelebaran jangkauan penyebaran informasinya.
Ketika menutup giveaway, jangan lupa memberitahukan akan ada giveaway lagi supaya followers yang tidak menang tidak langsung unfollow.

4. Join group saling follow.

Group saling follow atau saling subscribe ini cukup banyak. Anggotanya adalah orang-orang yang mencari pendapatan dari media sosial. Di instagram dikenal dengan istilah "loop". Coba saja satu per satu hingga ada group yang cocok. Patuhi peraturannya. Meski begitu, selalu ada anggota yang melanggar peraturan untuk kepentingannya sendiri. Meski semua group sesumbar punya peraturan ketat, tapi jarang yang benar-benar mengawasi aturan tersebut. Beberapa group menawarkan berbagai keistimewaan untuk anggota yang mau membayar. Jadi, penambahan followers memang ada, tapi maksimal hasilnya hanya 50-60% dari yang seharusnya. Lumayan kan, daripada tidak ada. Jangan lupa download aplikasi tracking para pelaku unfollowers untuk memberantas kecurangan mereka. Tak perlulah mengadu ke adminnya, cuma akan menambah drama. Jika sekiranya malah bikin capek memelototi unfollowers, pindah saja ke group lain.

5. Beli followers.

Beli followers banyak dilakukan di instagram. Ciri-cirinya, bukan artis, bukan seleb, konten biasa dan sedikit, umur akun belum lama, tapi followers sudah diatas 10K atau 10.000. Beli followers tidak melanggar hukum. Tapi bisa dianggap melanggar peraturan instagram. Jika instagram mendeteksi akun tersebut tiba-tiba terlalu aktif atau terlalu banyak fake account, maka akun tersebut bisa di-suspend. Menurut beberapa teman, jika membeli followers pada orang yang salah, awalnya sih memang ada kenaikan followers yang signifikan tapi tiba-tiba jumlahnya terus berkurang. Jadi ya terserah saja kalau mau iseng coba-coba. Heheheee.

CARA BEAUTY INFLUENCER MENCARI JOB 


1. Bio harus jelas.

Di tahap awal menjadi beauty influencer, job itu harus dicari dulu, nggak bisa cuma ditunggu. 

Yang utama, bio harus mencerminkan tujuan kalian membuat akun tersebut, yaitu menjadi beauty influencer. Lalu sebutkan apa yang kalian tawarkan dari akun tersebut. Misalnya free endorse, menerima endorse, content creator dan sebagainya. Sebutkan pula akun media sosial lain dan bagaimana cara menghubungi kalian. Buatlah kekhususan kalian semenarik mungkin, misalnya khusus produk kecantikan yang terjamin kehalalannya, produk yang dijamin bpom, produk yang cocok untuk yang mudah alergi dan sebagainya.

2. Join komunitas atau platform product tester.

Plaftorm atau komunitas ini cukup banyak tersebar. Ada yang dikelola brand tertentu, ada yang berisi macam-macam brand seperti Home Tester. Meski tak dibayar, tapi lumayan banget loh dapat produk-produk gratis, bisa sekalian untuk terus memperbaharui konten media sosial kalian. Jika kiriman produknya banyak, sisanya bisa buat hadiah giveaway. Syaratnya hanya aktif melakukan review dan berinteraksi dengan sesama anggota.

3. Daftar influencer marketplace.

Cara berburu job berikutnya adalah daftar ke influencer marketplace, seperti sociabuzz dan sebagainya. Jika kalian punya blog, bisa juga mendaftar di sosiago, vira dan sebagainya. Hanya saja, di tahap awal menjadi influencer, persyaratan jumlah minimal followers-nya akan terasa sangat berat. Tapi bagus juga untuk memacu motivasi dan mengerti kebutuhan pasar.

4. Join group influencer.

Jangan membatasi hanya join group beauty influencer. Seringkali rekrutmen influencer untuk produk kecantikan juga dilakukan secara terbuka di group-group influencer secara umum.

5. Join talent manajement.

Bukan artis, bukan seleb tapi punya manajemen? Bisa dong. Justru dengan ikut manajamen, profil juga ikut ditata dan pekerjaan dicarikan. Tentu saja akan ada management fee alias tidak gratis. Biasanya di bio yang bersangkutan tercantum akun manajemen yang mengelolanya. Job yang masuk akan melalui manajemen tersebut.


RESIKO MENJADI BEAUTY INFLUENCER


Menjadi beauty influencer itu berarti juga menghadapi beberapa resiko. Resiko yang akan langsung terasa adalah efeknya terhadap kulit. Padahal kulit adalah modal utama menjadi seorang beauty influencer. Karena itu telitilah kandungan produk kecantikan yang akan diaplikasikan. Cermati jika ada bahan-bahan yang bisa menimbulkan alergi dan kerusakan kulit permanen. Pelajari teknik uji coba produk kecantikan di kulit sebelum digunakan sepenuhnya yang ada di internet atau bertanya pada teman yang sudah lebih lama menjadi beauty influencer.

Resiko yang paling tidak mengenakkan adalah ketidakpuasan pemirsa. Karena itu, usahakan sedetil mungkin dalam menjelaskan kegunaan, bahan dan langkah-langkah pengaplikasiannya. Banyak netizen yang malas membaca meski sudah ada keterangan panjang lebar. Itu tidak masalah karena tinggal minta dia membacanya saja. Tapi jika tidak ada keterangan detil, bakal kerepotan menjawab netizen yang bawel. Bagian ini memang tidak mudah karena penguasaan pengetahuan produk kecantikan sering menjadi kendala.

Terkenal atau tidak, wajah kita bakal memenuhi internet. Terutama jika punya blog dan akun youtube yang lebih mudah terindeks pencarian google. Makanya, jika merasa untuk menjadi terkenal itu susah banget, rajin-rajinlah mencari job sehingga wajah kita tidak tersebar sia-sia, minimal dapat uang, undangan event keren atau produk gratis. Tentu saja kecuali yang melakukannya demi hobi. Emang ada? Sepertinya banyak juga loh. Heheee.

Posting Komentar

1 Komentar

  1. Woow lengkap sekalih makLus, sudah dirangkumin, makasih banyaaaak :))

    BalasHapus

Semua komentar dimoderasi. Terima kasih.