Cara Perpanjang Sendiri STNK 5 Tahunan Di Samsat Yogyakarta

Ada yang takut perpanjang sendiri STNK kendaraan 5 tahunan? Dulu ibusuri juga begitu. Setelah memberanikan mengurus sendiri di Samsat kota Yogyakarta, ternyata caranya mudah dan cepat. Seluruh proses hanya memakan waktu 1,5 jam.

samsat yogyakarta
Sumber foto: krjogja.com
Sehari-hari ibusuri mengendarai mobil. Dulu pembayaran pajak dan perpanjangan STNK diurus jasa yang sudah kenal baik. Bukan karena nyogok karena surat-surat tidak lengkap, melainkan sudah membayangkan kebingungan dengan prosedurnya, dikerubutin calo dan takut dengan pak polisi. Tapi sejak tahun lalu, ibusuri berusaha mengurus sendiri. Setelah membayar pajak tahunan yang ternyata super mudah. Oya, belum ditulis, ya? Tunggu di postingan mendatang atau simak infonya di instagram @ibusuridotcom.

Karena sudah sukses dengan pajak STNK tahunan, maka berlanjut dengan mempanjang sendiri STNK 5 tahunan beberapa waktu lalu. Sebenarnya tidak 100% sendiri sih karena untuk kelengkapannya masih disiapkan kenalan, tapi di Samsatnya datang sendiri. Kenalan ini sebenarnya memang sudah males bantuin meski ada fee-nya karena sibuk, jadi kayak malah lega ketika ibusuri memutuskan untuk mengurus sendiri. Heheheee....

Kelengkapan Mengurus Perpanjangan STNK 5 Tahunan:

  1. BPKB asli dan fotokopi
  2. STNK asli dan fotokopi
  3. KTP / Kartu Keluarga asli dan fotokopi
  4. Kendaraan
  5. Uang
Teman-teman yang BPKB nya dijadikan jaminan hutang, coba dipinjam dulu. Jika KTP teman-teman belum ada karena memang pengurusan e-ktp sekarang lamanya bukan main, bisa menggunakan KK saja. Kendaraan tentu saja harus dibawa karena ada pengecekan nomor rangka. Jadi sebenarnya STNK itu sulit dipalsukan karena kendaraan harus ada secara fisik, dibuktikan dengan nomor rangka yang sesuai.


Untuk jumlah uang yang harus dibawa itu tergantung dengan jenis kendaraan. Gunakan jumlah pembayaran periode sebelumnya lalu tambah sedikit, siapa tahu ada yang naik. Tidak ada kenaikan jumlah pembayaran yang terlalu besar kok kalau seandainya ada karena jika ada kenaikan yang mencolok, pasti ada beritanya di media dan pasti kita semua ribut sambat. Heheheee.... 

Kemarin untuk mobil seribu umat lama, ibusuri habis Rp 2,3 juta. Tapi jika teman-teman telat sehari saja dari tanggal yang tertera di STNK, dendanya minta ampun, ya. Ibusuri pernah kena denda sekitar Rp 600 ribu. Habis sudah fee nulis review yang ditabung ibusuri.

Tindakan Ketika Mengurus STNK 5 Tahunan:

  1. Pengecekan nomor rangka kendaraan
  2. Pembayaran pajak STNK tahunan dan perpanjangan 5 tahunan
  3. Pengambilan plat nomor baru
Pertama-tama, langsung bawa masuk saja kendaraan yang bersangkutan ke dalam halaman kantor Samsat (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap) di Jl Tentara Pelajar No. 13 Bumijo. Tepatnya di selatan bunderan Bumijo, Jetis. Kabarnya mau dipindah ke Umbulharjo tapi entah kapan. Disitu ada kantor Ditlantas dan Samsat bersebelahan. Jangan keliru yang timur, karena itu kantor Ditlantas. Kelihatan kok bedanya. Di kantor Ditlantas banyak mobil polisi dan bapak ibu polisi berseragam dinas. Di depan kantor Samsat kendaraan dan orangnya bermacam-macam. Jam kantornya sih jam 08.00 - 13.00. Tapi memasuki jam sholat dhuhur sudah berangsur sepi. Kalau bisa datang pagi saja biar selesai di hari yang sama. Ibusuri datang jam 10.30 lebih. Untunglah pas jam ishoma sudah selesai.

Di dalam halaman Samsat, ambil jalur kiri lalu terus ke belakang. Disitu ada 2 lokasi kendaraan yang akan dicek dibawah atas seng. 1 lokasi untuk sepeda motor dan 1 lokasi untuk mobil. Lokasi tidak luas, jadi harus sabar dan gantian.

Jika sudah mendapat parkir, serahkan berkas ke petugas berseragam polisi di kantor yang tepat berada di depan lokasi pengecekan mobil. Tunggu sebentar untuk mendapatkan formulir. Isi formulir, lalu serahkan ke petugas di lokasi parkir. Petugasnya waktu itu menggunakan seragam biru, ada juga yang coklat. Tanya saja deh dengan orang-orang di sekitar situ kalau bingung. Pokoknya bapak-bapak yang kelihatan sibuk longok-longok mesin mobil. 

Siapkan tissue atau lap supaya petugas tidak mengotori formulir. Nomor rangka akan dijiplak di formulir tersebut. Petugas tersebut memastikan nomor rangka yang dijiplak sesuai dengan yang tertera di STNK. Kalau kurang 1 angka saja, harus mengulang. Cara menjiplaknya, kertas kecil dari formulir tersebut diletakkan di atas nomor rangka, lalu diarsir atau digesek-gesek dengan pensil sampai nomor rangkanya muncul.
 
Setelah itu serahkan hasilnya ke ruangan tadi untuk dilakukan pengecekan oleh petugas berseragam polisi. Setelah dicek, lalu ambil formulir pembayaran di loket lain di ruangan yang sama. Tak lupa petugas akan meminta kita segera memindahkan kendaraan ke parkiran umum agar bisa segera gantian dengan mobil lain yang sudah antri panjang.

Saat itu sempat kesel karena mobil putih depan ibusuri tidak ketahuan pemiliknya, jadi ibusuri tidak bisa keluar, sementara sopir mobil di belakang sudah lama menunggu antrian. Eh, ternyata pemilik mobil putih itu dari tadi duduk santai di depan mobil itu dong, padahal dia selesai pengecekan lebih dulu dari ibusuri. Lha memang dari tadi ibusuri kasih kode reting kedip-kedip itu buat apa ya? Mainan lampu? Kalau klakson tentu akan mengagetkan petugas yang sedang fokus ngecek nomor rangka mobil lain. Untungnya sopir mobil belakang turun dari mobil dan menanyai semua orang disitu siapa pemilik mobil putih itu. Duh, gemes! Teman-teman jangan sampai seperti itu ya. Tenggang rasa dengan yang lain.

Setelah pindah parkir, masuk ke gedung utama Samsat dan menyerahkan semua berkas ke loket STNK 5 Tahunan. Ada tulisannya kok, tapi kalau bingung ya tanya saja. Teman-teman akan diberi nomor urut untuk mengantri di loket-loket pembayaran di sebelah barat. Nomor antrian akan dipanggil sekaligus 10 orang biar cepat. Jadi tiap ada pengumuman melalui pengeras suara, dengarkan baik-baik nomor yang disebutkan dan nomor loketnya. Meski disebutkan langsung 10 nomor, di depan loket tetap antri sesuai nomor kok, jadi tetap tertib. Jangan nyalip lah, tanya dulu depan kita nomor berapa. Jangan malu-maluin, ya.

Pertama-tama, teman-teman akan dipanggil untuk membayar pajak kendaraan tahunan dan pembayaran 5 tahunan. Setelah itu, dipanggil lagi untuk menerima lebar pajak STNK tahunan yang baru. Setelah itu, keluar pindah ke gedung paling depan untuk mengambil plat nomor. Sebelum masuk ke ruangan, fotokopi dulu lembar pajak tahunan yang sudah dibayar tadi. Fotokopinya nanti akan diarsipkan di ruangan tersebut.

Terakhir, kembali ke gedung utama untuk mendapatkan lembar STNK baru untuk 5 tahun ke depan, BPKB asli dan KTP/KK asli. Jangan lupa mengambil sendiri plastik pelindung STNK yang diletakkan di meja-meja loket pembayaran. Selesai!

Posting Komentar

0 Komentar