Selasa, 26 Maret 2019

Yang Harus Dilakukan Jika Tidak Lolos SNMPTN

Pengumunan SNMPTN sudah berlalu. Buat yang tidak lolos, masih banyak sekali kesempatan untuk masuk perguruan tinggi yang diidamkan.

seleksi perguruan tinggi


Para peserta yang tidak lolos sudah mengalihkan perhatian ke pendaftaran UTBK untuk berebut kursi ujian yang dekat dengan rumah. Mari kita buat list apa saja yang harus dilakukan setelah dinyatakan tidak lolos SNMPTN agar cita-citamu tetap bisa dikejar.

1. Semangat Mengikuti UTBK dan SMPTN


Ketika artikel ini ditulis, calon peserta UTBK sudah memasuki hari ke-2 pendaftaran gelombang 2 UTBK. Dari pengamatan calon peserta yang ada di sekitar, panitia UTBK belum membuka semua seat, melainkan bertahap menunggu seat di tanggal-tanggal awal penuh.

Agar tidak mendapatkan informasi yang simpang siur, follow akun-akun resmi penyelenggara (centang biru) di twitter, yaitu: @kemristekdikti dan @sekreSBMPTN untuk interaksi langsung.

Tentusaja website resmi penyelenggara, yaitu www.ltpmt.ac.id wajib dipantau karena semua perubahan akan dimuat di halaman depan dan running text-nya.

Baca: SBMPTN

2. Semangat Mengikuti Seleksi Sekolah Ikatan Dinas


Seleksi sekolah ikatan dinas adalah idaman lulusan SMA. Timeline-nya bersamaan dengan dengan UTBK dan SBMPTN. Jadi, pintar-pintar bagi waktu dan fokus, ya.

Informasi tentang Dikdin (Pendidikan Kedinasan) ini seharusnya bisa dipantau di https://sscn.dikdin.go.id/. Ada 8 kementrian yang membuka sekolah kedinasan setingkat sekolah tinggi dan politeknik yang semuanya gratis dan berikatan dinas. Tapi sepertinya akses tidak dibuka sebelum tanggal pelaksanaan seleksi. Jadi rajin-rajin saja membuka situs http://www.bkn.go.id/ dan https://www.menpan.go.id/site/ untuk menunggu pengumuman resminya.

3. Semangat Mengikuti Seleksi Mandiri PTN


SBMPTN belum merupakan harapan terakhir untuk masuk perguruan tinggi. Masih ada seleksi mandiri yang diselenggarakan oleh masing-masing perguruan tinggi. Seleksi ini tidak hanya untuk tingkat sarjana tapi juga sekolah vokasi.

Beberapa perguruan tinggi tidak mengadakan tes baru lagi, melainkan hanya seleksi berdasarkan skor UTBK. Jadi jika sudah pusing sekali, tak sanggup untuk melakukan ujian sekali lagi setelah UTBK dan seleksi dikdin, carilah perguruan tinggi yang menggunakan skor UTBK sebagai bahan seleksi. Contohnya UNY.

Mitosnya biaya kuliah atau UKT SNMPTN itu paling murah, sedangkan seleksi mandiri adalah yang paling mahal. Ternyata tidak semua PTN begitu. Setidaknya UGM menyatakan bahwa UKT sama untuk semua jalur kecuali jalur IUP (International Undergraduate Program).

Baca: Skor UTBK Bisa Untuk Seleksi Mandiri

4. Semangat Mengikuti Seleksi Masuk PTS


Jika jadwal seleksi PTN sudah selesai, masih ada PTS. Timeline PTS sangat panjang, dimulai sejak pertengahan semester ganjil kelas XII hingga September atau memasuki semester ganjil tahun ajaran berikutnya.

Mutu PTS sekarang tak kalah dengan PTN. Biaya kuliah PTN dan PTS juga hampir sama, tidak seperti dahulu yang beda jauh. Selain itu, bagi calon mahasiswa PTS yang kurang mampu juga mendapatkan kesempatan untuk mendaftar program Bidikmisi dari pemerintah. Timeline bidikmisi disesuaikan dengan jadwal pendaftaran PTS. Selengkapnya bisa dilihat di https://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/.

Jadi, setelah tidak lolos SNMPTN, kesempatanmu untuk berkuliah masih sangat banyak! Jangan lewatkan peluang apapun, ya. Demi cita-citamu, semangat!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Semua komentar dimoderasi. Terima kasih.