Tips Liburan Irit Bersama Keluarga

Belakangan ini tidak penting lagi liburan hari raya agama apa. Jika ada tanggal merah, semua keluarga merencanakan piknik atau mudik.


tips liburan keluarga
pic: rawpixel.com at pexels.com

Hampir dapat dipastikan jika ada tanggal merah, terutama long weekend atau libur bersama, dimana-mana penuh dengan wisatawan atau pemudik. Akibatnya transportasi dan akomodasi mengalami tuslah. Semua pengusaha yang berhubungan dengan mobilitas masyarakat menaikkan harga. Bagi yang sudah berkeluarga, pengeluaran jadi berlipat dibandingkan jika libur akhir pekan biasa,

Budget travelling atau liburan ngirit bersama keluarga itu tidak selalu harus backpacker-an di hotel-hotel mungil tersembunyi di gang-gang. Budget berarti memilih akomodasi minimalis yang menepikan fasilitas-fasilitas yang tidak perlu, tapi tetap mengharuskan adanya fasilitas kenyamanan standard. Karena bepergian dengan beberapa orang, termasuk anak-anak, lebih banyak keinginan yang harus diakomodasikan. Lain jika kita bepergian sendiri. Dengan kenyamanan standard tersebut, kegiatan keluarga diharapkan bisa dilakukan dengan menyenangkan dan mengesankan.

Keperluan utama traveling keluarga meliputi tiga hal: transportasi, penginapan dan makan. 

Setelah itu ditambah dengan akses ke tujuan kita, misalnya untuk silaturahim atau piknik. Yang tidak disarankan dalam family traveling adalah “go show”. Meski uang anda banyak, tidak akan menolong di peak season, apalagi untuk mendapatkan harga murah.

Baca juga: 10 Film Komedi Terbaik Tentang Liburan Keluarga

TRANSPORTASI


Saat ini hampir semua transportasi sudah bisa dipesan online, dari pesawat, kereta api hingga bus. Namun karena kemudahan itu pula, semua orang ingin bepergian sehingga kita harus berjuang berebut tiket dengan keluarga lain.

1. Pesawat


Sering kita bepikir tiket pesawat itu lebih mahal daripada transportasi lain. Padahal tidak selalu begitu. Karenanya, ketersediaan tiket pesawat ini wajib diperhatikan lebih dulu sebelum beralih ke tiket lain. Kalau bisa mendapat harga promo, naik pesawat tentu akan lebih menghemat waktu. Meskipun tidak ada promo sekalipun, coba dibandingkan dengan biaya akomodasi darat yang bisa saja jatuhnya lebih mahal untuk jarak jauh.

Hanya saja sekarang ada maskapai yang mengenakan biaya bagasi, bahkan ada yang tiap transit harus bayar. Kejam memang. Jadi perhatikan apakah tiket yang kita beli termasuk bagasi atau tidak. Kalau termasuk bagasi, biasanya sekitar maksimal 20 kg. Agar tidak perlu membayar bagasi, usahakan bawaan tidak lebih dari tas berukuran 55 x 45 x 25 cm termasuk roda dengan berat maksimal 7kg. Ini tantangan banget buat yang mau bepergian hingga berhari-hari.

Jika punya kartu kredit, coba cek dulu apakah ada lounge yang bisa menerima. Istirahat dan makan di lounge jauh lebih murah daripada makan di restoran bandara.

2. Kereta Api


Kerata api merupakan alat transportasi terfavorit kerena tepat waktu, tiket mudah dibeli, bersih dan ada kelas ekonomi yang murah meriah tapi tetap ber-AC. Biasanya mendekati musim liburan, tiket kereta api adalah yang pertama kali habis dibandingkan dengan alat transportasi lain.

Hanya saja, untuk kereta api ekonomi, tempat duduknya tegak lurus sehingga kurang santai untuk jarak jauh. Sedangkan untuk kereta baru kelas eksekutif, sudah ada penggantian kursi yang lebih sempit dengan sarung kulit sintetis. Jadi tidak lagi lebar dan lembut pakai kain jok seperti dulu. Ini agak bikin capek sih kalau bepergian sendiri karena kita harus jaga postur berjam-jam agar tidak mengganggu penumpang sebelah. Tapi jika bepergian bersama keluarga, suasananya lebih menyenangkan kok. Asik-asik aja!

3. Travel


Trael sekarang mobilnya bagus-bagus. Tapi ada yang merasa tidak nyaman menggunakan travel meski dijemput door to door untuk jarak jauh. Ini karena waktu tunggu yang lama dan sopir yang sering ugal-ugalan serasa mobil pribadi. Belum lagi ada yang minta tambahan dengan alasan diluar jangkauan pengantaran. Tapi jika perjalanan bersama keluarga dan bisa penuh satu mobil, disarankan sewa sekalian saja. Dengan menyewa, kita bisa punya hak seharian atas mobil dan sopir tersebut.

4. Bus


Bus menjadi favorit transpotasi murah setelah kereta api. Sekarang bus sudah bisa dipesan di portal penjualan tiket online. Jika membeli tiket melalui agen, pastikan merupakan armada yang sudah ternama, bukan bus cabutan selama musim liburan saja karena bisa-bisa berangkatnya suka-suka dan kita diturunkan di sembarang tempat. Susahnya, waktu tempuh tidak bisa diprediksi karena rawan terjebak macet di jalan. Meski begitu, untuk kelas executive, kursinya lebih nyaman daripada kereta api.

5. Taksi Online


Coba cek pula tarif taksi online. Jika berombongan dan ke kota yang dekat, kadang lebih enak naik taksi online. Apalagi sekarang banyak minivan taxi yang muat lebih banyak dari sedan untuk seluruh anggota keluarga anda ditambah barang bawaan. Yang sudah pernah mencoba itu taksi online dari Pemalang ke Pekalongan. Untuk tarifnya, maaf sudah lupa. Waktu itu karena tiket kereta api sudah habis di jam yang diinginkan.

6. Bawa Kendaraan Sendiri


Ini memang paling praktis dan murah jika pesertanya banyak. Apapun bisa dibawa, antara lain bekal, oleh-oleh, bantal dan sebagainya. Pastikan saja kendaraan dan sopirnya dalam keadaan prima. Hindari melewati daerah yang belum dikenal malam hari.

Sepeda motor juga termasuk kendaraan pribadi, kan? Ini lebih praktis lagi karena bisa berkelit dari kemacetan. Tapi jangan membawa anak-anak, ya. Motor yang kelebihan muatan dan pengemudi yang tidak bisa fokus karena sesak adalah kombinasi yang berbahaya.

via GIPHY


PENGINAPAN


1. Menginap Di Rumah Saudara


Paling enak memang menginap di rumah orangtua atau saudara. Gratis! Kakek nenek pasti akan cemberut jika kita memutuskan membawa anak-anak menginap di hotel meski jelas-jelas kamar-kamar di rumah kakek nenek sudah full oleh sepupu dan keponakan. Untuk melegakan hati mereka, persiapkan saja perlengkapan praktis misalnya selimut atau bantal jika mudik membawa mobil sendiri. Kan ada tuh bantal yang bisa divaccum biar kempes. Jika tidak membawa mobil sendiri dan anda tidak mendapatkan kamar, beli saja kasur busa yang baru di supermarket terdekat. Harganya tak akan lebih mahal dari menginap di hotel. Hal lain yang perlu diingat adalah cukup istirahat karena dengan begitu banyak orang, semua serba menyesuaikan jadwal saudara lain dan serba antri.

2. Menginap Di Hotel


Untuk menginap di hotel, ingatlah bahwa megahnya hotel atau jumlah bintang tidak mencerminkan harga. Untuk itu jika sudah memutuskan memilih hotel dikawasan tertentu, cek dulu hotel-hotel terbaik disana melalui portal-portal booking hotel online, baru kemudian merambat turun mengecek harga hotel-hotel kelas dibawahnya. Jangan ragu pula untuk telepon langsung ke hotelnya jika sudah mantap di lokasi tertentu. Tahu nggak, telepon langsung ke hotel kadang bisa mendapatkan harga lebih murah daripada melalui portal online.

Pernah saya bercerita di blog jalan-jalan saya, bagaimana saya bisa mendapatkan kamar di hotel bintang lima di Medan dan sarapan satu ruangan bersama GKR Hemas, dengan harga Rp 500.000 semalam atau sama dengan sebuah hotel ecek-ecek di Bukittinggi. Mengabaikan jumlah bintang bisa dilakukan tapi pilihlah hotel yang dikelola oleh manajemen profesional. Kecuali anda pernah menginap di tempat itu, hotel yang dikelola secara pribadi tidak memiliki standard fasilitas dan pelayanan yang baku sehingga harganyapun suka-suka.

Kadang jika menginap di hotel, kita takut terlihat “ndesit” atau gengsi terlihat berkantong tipis. Jangan pikirkan itu. Jika tak puas, jangan beri tips. Jika ada pertanyaan, tanya saja. Jangan segan menanyakan diskon promo fasilitas hotel atau credit card mana yang paling menguntungkan untuk pembayaran. Bank penerbit credit card sering memberikan promo diskon, penukaran poin atau tambahan poin jika kita menginap di hotel-hotel tertentu. Manfaatkan!


MAKAN


1. Bawa Bekal

Bawa bekal adalah cara terbaik untuk ngirit. Meski tak harus masak sendiri, tapi jika kebutuhan tersebut dibeli ditempat asal kita, kita tahu toko atau warung mana yang harganya murah. Jika tujuannya ke rumah saudara atau sekedar mampir, bekal tersebut bisa dijadikan oleh-oleh dan kontribusi kita ketika makan bersama.

2. Wisata Kuliner


Jika ingin menikmati kuliner yang beda dari asal kita, jangan terpesona dengan foto instagram atau review sembarang blog. Usahakan DM atau email untuk memastikan bahwa yang mereka upload sesuai dengan aslinya. Yang terbaik adalah minta rekomendasi teman di kota tersebut. Ada yang suka pernah kecele dengan "kuliner wajib" yang ternyata tak se-yummy dan seindah foto orang-orang? Saya sering! Bahkan pernah sengaja datang ke suatu warung yang selalu disanjung di media sosial tapi kenyataannya sangat mengecewakan. Sudahlah di pinggiran pasar, tempat duduk seuprit, warungnya kotor dan harganya mahal. Yang paling nyesek itu ternyata rasanya enggak karuan, jauh dari standar, apalagi untuk dibilang enak.

3. Makanan Hotel


Untuk hotel non-bintang, biasanya sarapan yang dihidangkan sepiring satu orang. Sekarang sudah banyak hotel non-bintang tapi kelasnya bagus yang menyediakan dapur self service yang berisi roti tawar dan minuman hangat.

Untuk hotel berbintang, sarapan hanya untuk sejumlah bed. Untuk tambahan seperti anak-anak atau yang tidur di sofa harus membayar sarapan sendiri. Meski di portal penjualan voucher ditulis jumlah orang dalam satu kamar, tapi di Indonesia yang kekeluargaannya menonjol, menyempilkan anak itu dianggap biasa. Namun tak semua hotel menggratiskan sarapan bagi anak-anak. Jika tidak gratis, hitunglah apakah lebih murah membayar tambahan jatah sarapan hotel atau mengorbankannya dan sarapan di luar hotel saja.

Jika menginap dihotel, bertanyalah dulu berapa tambahan yang harus dibayarkan karena biasanya hotel hanya memberikan sarapan untuk 2-3 orang per kamar. Berhitunglah apakah sebaiknya mengorbankan jatah sarapan dari hotel jika kita bersama anak-anak atau bayar saja tambahannya.

Jika kecapekan dan tak sempat makan diluar ketika malam, bisa pesan makanan melalui ojek online. Tapi untuk hotel berbintang, tak semua mengijinkan tamu memesan makanan melalui ojek online. Sebaiknya tanya lebih dulu ke resepsionis. Jika pesan melalui room service hotel, biasanya porsi besar. Jadi kalau ragu, tak perlu sekaligus pesan. Mungkin bisa dicoba 1-2 porsi dulu.

Yang utama dari perjalanan keluarga adalah semua senang dan menikmati. Ngirit itu wajib, tapi ngiritlah yang penuh riset. Jangan percaya begitu saja dengan anggapan kita sendiri atau kata orang lain.

Tips Liburan Irit Bersama Keluarga Tips Liburan Irit Bersama Keluarga Reviewed by ibusuri on Minggu, Februari 03, 2019 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Semua komentar dimoderasi. Terima kasih.

Diberdayakan oleh Blogger.