Selain Mengharap Hujan, Inilah 10 Fakta Tentang Imlek

Tionghoa atau bukan, kita terbiasa merasa lega ketika hujan turun selama perayaan Imlek. Berarti rejeki mengalir. Selain hujan, apa saja sih perlu diketahui tentang Imlek?

Foto koleksi pribadi.

Imlek berlatar belakang cerita tentang Nian, makhluk jahat pemakan hasil panen bahkan manusia yang muncul di akhir musin dingin memasuki musim semi. Warga melindungi diri dengan meletakkan persembahan di depan rumah. Hingga sekarang, perayaan Imlek berhubungan dengan pengusiran mahkluk jahat tersebut.

1. Benarkah hujan selama Imlek membawa berkah?


Meski kita merasa lega jika hujan turun stabil, enggak deras tapi juga enggak berhenti yang menandakan rejeki tak bakal putus, tapi nyatanya belum menemukan referensi hubungan imlek dengan hujan. Di negara asalnya sendiri, yaitu daratan Cina, Imlek juga berarti Spring Festival, untuk menandai tahun baru dalam kalender Cina. Perayaannya antara bulan Januari-Februari yang bertepatan dengan musim penghujan di Indonesia. Untuk tahun 2019, hari pertama Imlek jatuh pada tanggal 5 Februari. Jadi hubungan antara imlek dan hujan yang telah dipercayai sejak lama itu bagaimana? Entah ya, tunggu update jika ketemu referensinya, ya.

2. Ucapan selamat Imlek.


Biasanya ketika ada teman merayakan Imlek, kita mengucapkan Gong Xi Fa Chai. Ternyata di Cina sendiri menggunakan ucapan "xian nian kuai le", yang artinya selamat tahun baru. Diluar Cina, yang berdialek Kanton mengucapkan "gong hei fat choi". Sedangkan yang berdialek Mandarin mengucapkan "gong xi fa cai". Keduanya bermakna selamat atas keberuntungannya. Sumber: chinesenewyear.

3. Imlek berarti libur panjang dan mudik.


Seperti Lebaran dan Natal, Imlek dirayakan selayaknya hari raya. Momen tersebut dimanfaatkan untuk berkumpulnya keluarga besar. Ketika masih bekerja di perusahaan yang berbasis di Singapura dulu sampai harus menutup pabrik atau shut down beberapa hari karena rata-rata karyawan dan customer yang merayakan Imlek mengambil cuti seminggu.

4. Anak-anak mendadak kaya selama Imlek.


Yang paling ditunggu dari Imlek adalah angpao. Amplop kecil berwarna merah berisi uang bertebaran selama Imlek. Angpao diberikan oleh anggota keluarga yang sudah menikah kepada anak-anak atau dari para majikan ke anak buah. Sekarang amplop tak selalu merah, ada pula yang memilih amplop bergambar lucu-lucu meski tak berwarna merah. Tak ada standar banyaknya uang angpao dalam satu amplop. Tapi tentu saja makin banyak, makin disayang.

5. Imlek itu merah dan meriah.


Selain amplop angpao yang berwarna merah, dekorasi Imlek didominasi warna merah dan emas. Dekorasi Imlek juga dibuat terang benderang dengan banyak lampion dan kadang juga kembang api. Kemeriahan itu diharapkan mampu menakuti dan mengusir roh jahat.

6. Shio dan hoki.


Cina memiliki 12 zodiak yang kita sebut shio. Shio dihubungkan dengan 5 elemen kehidupan, yaitu kayu, api, tanah. logam dan air. Tahun yang bertepatan dengan shio kita merupakan tahun ketidakberuntungan kita. Tahun 2019 merupakan tahun dengan shio babi tanah. Jika kamu bershio babi, maka ini adalah tahun ketidakberuntunganmu. Berhati-hatilah! 


7. Kuliner dan sesajian Imlek.


Dirumah-rumah dan perusahaan yang dimiliki orang Cina, akan dipajang sesajian. Spring Festival itu bertepatan dengan masa panen di daratan Cina sehingga sesajian dimaksudkan untuk mengucapkan rasa syukur. Sesajian yang diberikan pun berupa berbagai hasil panen tersebut, kecuali yang bukan petani. 
Bagi yang suka main ke rumah teman-teman yang merayakan imlek, jangan asal comot makanan saja kalau tidak dipersilakan. Ntar salah dengan sesajian. Walaupun meja sesajian itu diletakkan di meja khusus, tapi namanya tidak tahu bisa saja salah. 
Kuliner yang paling ditunggu di Indonesia adalah kue keranjang yang manis dan kenyal. Selain banyak dijual di toko, warga Tionghoa sering pula membagikan ke teman-teman mereka meski tidak merayakan Imlek. Di kota seperti Batam, akan dijumpai banyak penjual manisan dalam wadah segi 8 warna merah, yang nantinya dihidangkan untuk tamu. Pasti sudah pada tahu bandeng presto dari Semarang, kan? Nah, bandeng juga merupakan salah satu kuliner wajib Imlek. Mungkin ada hubungannya ya pengusaha bandeng presto juga dari etnis Tionghoa?

8. Perang melawan monster jahat.


Perayaan Imlek di Jawa sedikit berbeda dengan di luar Jawa. Jika di Jawa lebih terasa kental dengan suasana festival yang penuh dengan dekorasi menarik dan pertunjukan kesenian, maka di luar Jawa lebih banyak acara-acara pemujaan pada para dewa dan pengusiran makhluk jahat. Di daerah perkotaan seperti Pekanbaru, kegiatan terkonsentrasi di klenteng-klenteng dengan ritual mirip debus. Bahkan acara tersebut disiarkan live oleh stasiun TV lokal. Ngeri juga sih. Sedangkan arak-arakan upacara Bakar Tongkang di Bagansiapiapi malah sudah masuk agenda pariwisata nasional.

9. Bebas dari kewajiban bersih-bersih rumah.


Kegiatan utama sebelum Imlek adalah pembersihan rumah secara total untuk membuang semua ketidakberuntungan. Sebaliknya, sebelum hari ke-5 Imlek dilarang bersih-bersih, termasuk sekedar menyapu karena akan menghilangkan keberuntungan. Karena itu, selama Imlek, mereka harus menjaga kebersihan rumah dengan tidak membuang sampah sembarangan. Selain menjaga kebersihan rumah selama Imlek, juga menjaga kebersihan diri dengan tidak bercukur, berkata kotor dan sebagainya.

10. Imlek diakhiri dengan Cap Go Meh.


Perayaan Imlek yang cukup panjang itu diakhiri dengan Lantern Festival atau festival lampion. Sedangkan di Indonesia lebih dikenal dengan cap go meh. Bagi msayarakat selain dari etnis Tionghoa di Jawa, cap go meh justru dirasa lebih meriah karena biasanya dirayakan dengan pawai dan barongsai dimana-mana.

Bagi teman-teman yang merayakan Imlek, semoga tahun ini memberikan rejeki yang jauh lebih baik. Sepertinya saya pengin pesan prosperity burger via ojek online nih.

Terima kasih sudah berkunjung di blog ibusuri.

Selain Mengharap Hujan, Inilah 10 Fakta Tentang Imlek Selain Mengharap Hujan, Inilah 10 Fakta Tentang Imlek Reviewed by ibusuri on Sabtu, Februari 02, 2019 Rating: 5

4 komentar:

  1. Saya punya referensi imlek vs hujan Bu. Apa bole naruh link di sini ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silakan mas. Kalau link dari blog yang bagus, insya Allah nggak apa2.

      Hapus
    2. http://www.climate4life.info/2016/02/mitos-selalu-hujan-saat-imlek-ini-faktanya.html

      Ini ulasan dari blog saya sendiri tentang hujan dan imlek bu. Trims

      Hapus
  2. Sy taunya kl imlek itu nuansa selalu merah... Apalg barongsai.. Plg sk kl dpt kue keranjang dan angpao 😊😊

    BalasHapus

Semua komentar dimoderasi. Terima kasih.

Diberdayakan oleh Blogger.