Rumah Belajar, Bimbel Online Gratis Kemendikbud

Ditengah gencarnya iklan portal bimbingan belajar atau bimbel online yang menggaet artis-artis idola remaja, ternyata Kemendikbud sudah punya dan gratis. Seperti apa ya?


rumah belajar kemendikbud


Portal bimbingan belajar online ini diperuntukkan siswa PAUD, siswa TK, siswa SD, siswa SMP, siswa SMA, siswa SMK, siswa SLB dan masyarakat umum. Anak-anak homeschooling juga bisa memanfaatkannya.

Tulisan ini terinspirasi oleh thread @nyuguseiyo di twitter.

bimbel gratis

Mungkin banyak yang belum tahu ada bimbingan belajar online gratis bernama Rumah Belajar yang didukung oleh Kemendikbud. Menurut thread tersebut, Rumah Belajar ini bahkan sudah ada sebelum bimbingan belajar online berbayar marak diiklankan. Yah, harus kita akui bahwa pemerintah lemah dalam berpromosi. Selain kurang kreatif menggandeng idola remaja, juga tidak bisa mendekati orang tua. Sedangkan untuk materi atau konten, saya yakin Kemendikbud punya sumber daya terbaik dengan kompentensi yang sesuai.

Akun @nyuguseiyo menuturkan bahwa narasumber Rumah Belajar adalah guru-guru pilihan dan sebagian adalah penyusun soal UN.
Dalam sebuah workshop, narasumber dari Kemendikbud menyadari bahwa sistem belajar online makin menjadi pilihan siswa dan orangtuanya. Guru-guru harus melakukan penyesuaian dalam metode penyampaiannya walaupun ilmunya tetap sama. Bahkan bertahun-tahun mendatang dimungkinkan tatap muka bisa melalui video conference.

Baca juga: Jadwal Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Negeri 2019

Kembali ke Rumah Belajar, mari kita buka portal Rumah Belajar untuk melihat fitur dan menguji navigasinya.

PERANGKAT TERBAIK UNTUK MEMBUKA RUMAH BELAJAR KEMENDIKBUD


Sebelum masuk ke fitur dan konten, saya bandingkan lebih dahulu perangkat atau gadget mana yang terbaik untuk membuka Rumah Belajar. Bagaimanapun, tampilan terbaik akan mempengaruhi anak-anak bakal suka atau tidak dan betah atau tidak menjelajah portal ini.

1. Laptop


Pertama dibuka menggunakan laptop Asus lama 13,3 inch. Untuk konten teks dan gambar bisa disimak dengan baik, tapi konten dengan adobe flash player tidak bisa berfungsi. Entah di laptop lain. Perlu dicoba di laptop lain. Untuk sumber belajar PAUD yang keseluruhan menggunakan audio bisa didengarkan dengan baik.

2. Browser Di Ponsel


Dibuka menggunakan ponsel OPPO A37. Hasilnya sama dengan ketika membuka pakai laptop. File dengan adobe flash player tidak bisa terbuka. Lainnya baik-baik saja.

3. Aplikasi Di Android


Sebenarnya dengan aplikasi di android ini sudah yang paling baik karena semua bisa terbuka. Sayang tidak mobile friendly. Layar tidak bisa "dicubit" untuk memperbesar dan mengecilkan konten karena konten tidak bisa langsung beradaptasi dengan lebar layar ponsel. Jadi harus digeser manual ke kanan dan ke kiri.

Baca juga: Berkaca Dari Duta Sheila On 7 Berdamai Dengan Cita-cita Anak

FITUR RUMAH BELAJAR KEMENDIKBUD


fitur rumah belajar kemendikbud

1. Tingkat Pendidikan


Nah! Bisa dilihat sendiri ya, fiturnya cukup lengkap. Untuk sumber belajar itu dari tingkat PAUD sampai SMA / SMK dan SLB. Untuk tingkat PAUD, keseluruhan materi menggunakan audio karena belum bisa membaca. Sayangnya untuk siswa SLB masih kosong. Semoga segera diisi dengan materi yang sesuai. Untuk tingkat Umum sangat beragam, bahkan terdapat pula ilmu-ilmu yang kekinian seperti memotret dan teknik lighting.

2. Keragaman Konten


Cuma bisa bilang masya Allah, ilmu bertebaran, tinggal diklik dan diamalkan. Jika tidak mau membeli buku ajar, bisa download buku elektronik disini. Konten-konten tesebut terus update hingga tahun 2019 ini. Bahkan program kelas maya pun ada. Sayang untuk kelas maya belum ada lagi yang baru tahun 2019 ini. Supaya lebih greget, Kemendikbud atau pengelola Rumah Belajar bisa lo menggandeng teman-teman blogger parenting untuk menyebarkan jadwal kelas maya.

Soal-soal SBMPTN belum ada.

3. Navigasi Konten


Ada kesulitan mencari jenjang pendidikan yang sesuai di bank soal. Disitu masih campur aduk padahal yang terupload sangat banyak, tak mungkin menjelajah halaman per halaman. Sayang pulsa kan ya? Misalnya belum punya waktu untuk menata karena ini memang pekerjaan besar, mungkin sementara bisa ditambahkan kolom pencarian internal. Contohnya di fitur laboratorium maya itu sudah ada kolom pencarian model.

FITUR PENDUKUNG RUMAH BELAJAR KEMENDIKBUD


fitur pendukung rumah belajar kemendikbud


1. Konten dari para stakeholder diluar lingkup sekolah formal. 


Ini sangat bermanfaat agar wawasan siswa luas.

  • Siswa akan memiliki gambaran bagaimana ilmu mereka di kelas bisa diterapkan dalam keseharian tanpa menunggu mereka sarjana atau bekerja. 
  • Beberapa artikel sebenarnya masih seputar pelajaran di kelas tapi disampaikan secara populer agar siswa tidak takut menghadapi pelajaran tertentu.
  • Siswa juga tidak terpaku dengan pelajaran utama tapi tertarik untuk mengembangkan bakat setelah membaca artikel tentang komunitas.

2. Kanal interaktif


Untuk berinteraksi dengan masyarakat luas, sudah disediakan akun facebook PortalRumahBelajar (Rumah Belajar Kemdikbud) dan channel youtube Rumah Belajar Kemdikbud. Silakan dicari dan bertanya disana jika ada yang belum jelas, terutama tentang fitur tambahan apa yang diperoleh jika mendaftar sebagai anggota. Dalam review ini, tidak dilakukan sign up ke portal tersebut.

KESIMPULAN

Rumah Belajar Kemendikbud bisa menjadi alternatif dari bimbingan belajar yang berbayar. Bimbel berbayar terlihat menarik karena dengan berani mengklaim siswanya diterima di sekolah atau di perguruan tinggi favorit. Padahal untuk sampai disana, guru di sekolah sudah berjuang lebih dulu meletakkan dasar-dasar ilmunya setiap hari. Tapi mereka tidak secara agresif membeberkan berapa siswanya yang berhasil, yang sudah pasti lebih banyak.

Jadi, apakah masih perlu ikut bimbel berbayar? Itu terpulang pada kemampuan dan target masing-masing. Jika dirasa pendampingan dari sekolah masih kurang dan punya uang, mengapa tidak? 

Yang tidak perlu itu adalah ikut bimbel karena ketakukan yang tidak beralasan, misalnya takut kalah angka karena mayoritas teman-teman sekelas ikut bimbel padahal si anak merasa cukup atau mungkin staminanya tidak sanggup untuk menerima pelajaran tambahan. 

Dari persoalan penting atau tidaknya bimbel itu yang utama adalah minat si anak. Kalau dia berminat, ilmu sebanyak apapun, ilmu dari manapaun dan belajar selama apapun tidak akan menjadi masalah. Tapi jika sebenarnya dia tidak berminat, membujuk atau bahkan memaksanya, hanya akan membuatnya stress dan mudah kelelahan. Bisa-bisa malah gampang sakit lalu menyalahkan makanan dan cuaca.

Semoga artikel ini bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung.



Rumah Belajar, Bimbel Online Gratis Kemendikbud Rumah Belajar, Bimbel Online Gratis Kemendikbud Reviewed by ibusuri on Minggu, Januari 27, 2019 Rating: 5

3 komentar:

  1. promosi kurang gencar. ibarat mau jualan, yg tau cuma keluarga sendiri. ya ga ada yg tau kalo kita jualan.

    BalasHapus
  2. Wiwin | pratiwanggini.net17 Juli 2019 16.33

    Makasih infonya mba, ini yang saya butuhkan. Kalo ga nemu ini, saya udah daftar di bimbel belajar :D

    BalasHapus

Semua komentar dimoderasi. Terima kasih.

Diberdayakan oleh Blogger.