10 Resolusi Yang Selalu Ada Tiap Tahun Baru

Sudah membuat resolusi tahun baru? Apakah resolusimu ada diantara 10 resolusi tahun baru ini? Resolusi untuk perempauan 40 tahun itu tentu agak berbeda karena berada dalam usia pemantapan hidup. Yuk, lihat yang ada dibawah ini.

Pic: Photo by Austin Schmid on Unsplash

1. Makan Sehat


Resolusi ini selalu diniatkan oleh banyak orang tapi kenyataannya banyak yang tidak tercapai, lalu memasukkannya lagi ke resolusi tahun berikutnya. Makanan sehat sangat penting bagi perempuan usia diatas 40 tahun karena proses pencernaannya melambat. Jika telat makan sebentar langsung masuk angin, tapi makan agak banyak sedikit saja seolah tubuh langsung membengkak. Penyakit seperti darah tinggi, vertigo, asam lambung, diabetes dan sebagainya membuat dokter lebih suka mengancam daripada menasehati pasien usia keras kepala ini. Banyak kenikmatan yang akhirnya harus dipantang, misal kopi, daging kambing, jerohan, sambal dan sebagainya.

2. Olahraga


Baru usia diatas 40 sedikit saja sudah sakit-sakitan, gampang pusing dan tidak kuat jalan. Bagaimana dengan Widyawati yang nyaris 70 tahun tapi tetap bugar atau seperti Donna Harun yang statusnya sudah nenek? Olahraga adalah jawabannya. Semua orang tahu itu. Tapi eksekusinya benar-benar membutuhkan tekad bulat yang tak semua orang mampu menggugah dirinya sendiri. Begitulah resolusi tentang olahraga selalu ada tiap tahun, yaitu karena banyak yang berniat saja tapi malas mengeksekusinya.

Baca: Dulu Dan Sekarang, Artis Hollywood Yang Berusia 50 di Tahun 2018

3. Umroh / Ziarah


Usia diatas 40 tahun, ketika pengalaman dan tempaan hidup sudah menumpuk, orang pun mencari ketentraman hati. Ketika ibadah sehari-hari dirasa tak lagi cukup, mereka ingin berada di tanah suci agar bisa membuka diri selebar-lebarnya, melepas beban dan mohon ampun kepada sang pencipta. Bagi umat Islam, umroh memang selalu diusahakan sambil menunggu giliran berhaji. Apalagi antrian berhaji reguler cukup panjang. Misalnya di kota Yogyakarta yang hingga 15 tahun. Untuk agama lain mungkin melakukan ziarah ke tempat suci.

4. Ganti Status


Usia 40 adalah usia dengan banyak pertanyaan. Pertanyaan kapan menikah bagi yang belum menikah, pernyataan sudah cari ganti belum bagi yang single parent, pertanyaan sudah usaha apa bagi yang belum punya anak dan sebagainya. Yang sabar saja. Kalau bikin sakit hati, jangan didengarkan. Kalau di pertanyaannya di whatsapp atau media sosial, di mute atau unfollow saja. Kenyamanan diri yang utama. Namun demikian, banyak yang terang-terangan mengharapkan ganti status di media sosial.

5. Renovasi Rumah


Dengan asumsi bahwa di umur 40 tahun sudah punya rumah baik beli maupun nyicil, maka renovasi rumah menjadi salah satu resolusi tahun baru, terutama bagi yang sudah berkeluarga. Renovasi rumah membutuhkan banyak biaya. Kadang bisa lebih mahal dari konstruksi awal rumah. Karena itu, bagi sebagian orang, renovasi rumah adalah cita-cita yang mudah tertunda menunggu tabungan terkumpul dan tidak diganggu kebutuhan lain.

6. Investasi


Karir di usia 40 tahun biasanya sudah stabil tapi kebutuhan juga meningkat tajam untuk biaya anak sekolah. Investasi menjadi pembicaraan hampir sepanjang tahun dan diresolusikan kembali tahun berikutnya meski sudah dijalankan. Hasil evaluasi tahun ini dijadikan resolusi tahun berikutnya. Ada yang menambah tabungan, mencadangkan membeli emas, belajar reksadana dan sebagainya.

7. Travelling


Travelling sudah menjadi kebutuhan banyak orang. Bahkan yang terlalu ekstrim sampai mengorbankan kebutuhan yang umum didahulukan orang lain misalnya rumah, kendaraan dan simpanan lain. Tak heran beberapa pakar menyebut generasi sekarang akan kesulitan punya rumah karena pendapatan habis untuk travelling. Tapi itu soal pilihan karena yang bukan traveller addict pun mulai punya wish list perjalanan tiap tahun. Tiap musim liburan, liburan apapun itu, hari raya apapun itu, travelling menjadi pilihan mayoritas orang untuk menghabiskan waktu. Apalagi transportasi dan informasi sekarang serba mudah.

8. Hobi Serius


Jika di masa muda mencoba beberapa hobi, maka di usia 40 tahun biasanya sudah fokus pada hobi tertentu dan ingin serius. Serius tak harus berarti mengkomersialkan hobi atau istilah kerennya from hobby to money. Selain bisa dijadikan sumber pendapatan, ada pula yang tetap menjadikannya sebagai hobi saja tapi dengan penataan yang lebih rapi sehingga menjadi koleksi yang kelak bisa diwariskan atau dibagikan ilmunya ke masyarakat.

9. Lanjut / Lulus Study


Yang pendidikannya masih menggantung, sudah pasti memasukkan lulus ke dalam resolusi tahun baru. Dengan hidup yang mulai stabil, yang tidak sedang menjalani pendidikan juga terpikir untuk melanjutkan studi ke S2 atau S3.

10. Buka Usaha

Buka usaha itu bukan monopoli usia tertentu dan tidak harus karena menganggur pula. Buka usaha selain karena terpaksa, juga dilakukan orang untuk menambah pendapat dan persiapan pensiun. Untuk jaman sekarang, usia 55 tahun itu tak terlalu tua untuk benar-benar istirahat setelah pensiun. Mereka bisa berkiprah di bidang lain atau di bidang yang sama tapi diluar institusi resmi. 

10 Resolusi Yang Selalu Ada Tiap Tahun Baru 10 Resolusi Yang Selalu Ada Tiap Tahun Baru Reviewed by Ibu Suri on Desember 28, 2018 Rating: 5

8 komentar

  1. Balasan
    1. nah iya setuju ni sama bang Day, nurunin berat badan, itu resolusi dari jaman bahula, dan tak pernah bener2 terwujud. sekalinya terwujud hanya bertahan sebulan, 11 bulan berikutnya, BYE...

      Hapus
    2. Toss! Semoga dijabah ya Allah

      Hapus
    3. Saya cape bawa tas pinggang di perut bu. Pangkat kopral tapi perut jenderal. sudah 4 kali resolusi belum terwujud juga wkwkwkw

      Hapus
  2. hahaha.. kebaca bgt ya resolusinya orang2. bisa jadi karena sulit diwujudkan namun tetap jadi impian.

    BalasHapus
  3. Wuih, senang bisa baca ini. Pas banget sebagai nasihat diri yang usia sudah kepala empat. eh di atas 40 tahun. makan sehat dan olah raga lari dengan cepat dengan guru. Eh, abaikan beberapa kata terakhir. Palung yang iseng ngetik kala saya ambilkan bajunya seusai mandi pagi. Selamat pagi, Ibu Suri. Terima kasih sudah singgah di blog saya kemarin.
    Saya ini masih susah disuruh makan sehatr, akan tetap makan pedas, hi hi. Padahal mulai mudah sakit perut. Duh. Olah raga pun paling jalan kaki ke warung dekat rumah. Itu mah jalan bukan olah raga, ya?
    Pengen latihan karate lagi. Rasanya itu lebih baik., meski sudah lupa jurus bisa lihat lagi di Youtube. Olah raga itu ada sistem pemanasan, gerak, juga latihan daya ingat.
    Baru niat belum diwujudkan. Sibuk isi blog dan blogwalking dulu, hi hi.
    Semoga kita ibu-ibu sehat selalu, ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Jangan lupa istirahat lemaskan leher tiap setengah jam dan berdiri tiap satu jam ketika sibuk isi blog & bw ya :)

      Hapus

Semua komentar dimoderasi. Terima kasih.

Masterchef

About Me
Munere veritus fierent cu sed, congue altera mea te, ex clita eripuit evertitur duo. Legendos tractatos honestatis ad mel. Legendos tractatos honestatis ad mel. , click here →