Mengenal SNMPTN, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri

Sumber: http://snmptn.ac.id/

Artikel tentang SNMPTN atau Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) ini adalah kelanjutan dari artikel tentang Mengenal Jalur-jalur Masuk Perguruan Tinggi.


SNMPTN atau yang sering disebut sebagai jalur undangan adalah idaman setiap siswa SMA dan orangtua mereka. Bagaimana tidak ingin? Sebelum pengumuman kelulusan SMA saja mereka sudah pasti mendapatkan satu bangku di perguruan tinggi negeri atau PTN. Mereka tidak perlu menghabiskan waktu mengerjakan bank soal yang tebal-tebal atau ikut bimbel. Benarkah?

Ada benar dan tidaknya. Yang benar adalah sudah ada kepastian satu bangku bagi mereka di PT. Tapi bukan berarti itu sudah final. Ternyata sangat banyak yang masih mengincar sekolah kedinasan seperti STAN sehingga seat yang sudah diperoleh di SNMPTN tersebut malah dijadikan cadangan. Meski terkesan ironis, tapi itulah kenyataannya. Kabarnya untuk penerimaan tahun 2018 akan dilampiri syarat baru untuk menghindari hal tersebut.

Dasar seleksi ini adalah nilai rapor semester 1-5, atau 1-7 untuk siswa SMK, karena ini merupakan penelusuran prestasi akademik. Untuk prestasi diluar akademik, bisa dicoba melalui jalur prestasi lainnya. Karena artikel ini ditulis di semester 6, berarti percuma membahas persiapan. Tinggal berdoa saja kan, ya? Tapi sekedar informasi buat yang masih kelas 10 dan 11, jangan terlalu stress mengatur grafik agar bentuknya mulus dari bawah ke atas. Yang penting belajar rutin saja, otomatis nilai bagus akan stabil. 

Prosentase penerimaan juga didasarkan oleh ranking sekolah. Untuk sekolah dengan akreditasi A hanya diperbolehkan mendaftarkan 50% siswa terbaiknya untuk diseleksi panitia SNMPTN. Untuk sekolah dengan akreditasi dibawahnya, tentu mendapatkan kuota yang lebih sedikit. Selengkapnya ada di website resmi SNMPTN. Itulah mengapa, mengejar sekolah favorit bukan semata-mata gengsi, melainkan juga menyangkut kuota pendaftaran SNMPTN. Beberapa waktu lalu, terdengar kabar bahwa PPDB SMA akan memberlakukan zonasi. Jika itu jadi dilaksanakan, peta sekolah favorit otomatis berubah. Jadi, ibu-ibu harus membantu putra-putrinya menyimak berita perubahan-perubahan tersebut mulai dari PPDB SMA.

Jadwal pendaftaran SNMPTN 2018 sudah keluar seperti foto diatas. Sekarang ini adalah masa verifikasi data siswa yang dilakukan oleh pihak sekolah untuk mendapatkan password login ke situs pendaftaran SNMPTN. Pada masa pendaftaran nanti, siswa harus melakukannya sendiri dibimbing oleh pihak sekolah. Rata-rata sekolah punya program untuk memberikan saran pilihan jurusan ke siswa. Namun demikian, keputusan tetap ada di tangan siswa. Karena itu, orangtua harus sabar mendengarkan curhatan siswa, jangan langsung mendesak siswa untuk memilih jurusan tertentu. Pada masa siswa itu, banyak siswa yang galau, khawatir salah jurusan, dan terutama takut tidak lolos.

Meski sudah dilaksanan beberapa kali dan sekolah sudah siap, kesalahan bisa saja terjadi. Seperti yang menimpa salah satu sekolah favorit di Semarang, dimana tak satupun siswa jurusan IPA yang lolos padahal biasanya sangat banyak yang diterima. Ternyata kesalahan ada di pihak sekolah. Makanya, meski proses ini masih dibawah pengawasan sekolah, sebaiknya orangtua membantu dengan banyak doa.

Pada masa seleksi ini, sebaiknya siswa tidak kendor dalam belajar. Jangan terlalu memikirkan SNMPTN karena urusannya hanya mendaftar. Perjuangan meraih nilai rapor bagusnya sudah selesai. Sekarang beralih fokus untuk persiapan UN (Ujian Nasional) dan SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi). Siswa juga harus mengikuti berbagai ujian praktek untuk mendapatkan nilai akhir. Perlu kerendahan hati pihak sekolah untuk membiarkan siswa fokus pada mana yang lebih penting karena pada dasarnya pikiran dan energi manusia itu terbatas, tidak cukup untuk mendapatkan hasil yang maksimal jika semua minta diutamakan.

Pengumuman yang lolos SNMPTN dilakukan sebelum pengumuman kelulusan. Jadi yang diterima seperti sudah merdeka. Yang belum diterima, jangan patah semangat. Masih ada beberapa jalur yang bisa ditempuh. Baca artikel Ibu Suri sebelumnya. 

Semoga sukses!


Mengenal SNMPTN, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri Mengenal SNMPTN, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri Reviewed by Ibu Suri on Januari 26, 2018 Rating: 5

2 komentar

  1. Ini seperti PMDK jaman saya sekolah dulu ya. Saya pernah ikut daftar, inget banget, sampai saya berantem manja sama temen satu kelas. Dia rengking 1 di kelas dan saya ada di bawahnya. Saya duluan yang pilih fakultas hukum, eh malah dia juga ikut pilih FH juga. Tapi emang belum rejekiku yaaaa, saya enggak dapat dan dia dapat, Alhamdulillah.

    Bener, saya masih nyante nich anak SD, tapi persiapan juga sebaiknya dari dini ya. Paling ndak, saya kenalin proses belajar yang menyenangkan dulu, biar dia suka belajar sampai besok tiba masa-masa harus belajar smart untuk mendapatkan satu bangku PTN, aamiin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insya Allah nggak diterima pmdk tapi rejeki sekarang labih baik ya.

      Hapus

Semua komentar dimoderasi. Terima kasih.

Masterchef

About Me
Munere veritus fierent cu sed, congue altera mea te, ex clita eripuit evertitur duo. Legendos tractatos honestatis ad mel. Legendos tractatos honestatis ad mel. , click here →